Register
Home SToS Film Festival
Add to: JBookmarks Add to: Facebook Add to: Windows Live Add to: Icio Add to: Del.icoi.us Add to: Yahoo Add to: Technorati Information
Follow us on Twitter
       
South to South (StoS)

South to South (StoS) adalah gerakan penyadaran dan penggalangan solidaritas dengan menggunakan film dan media visual. Gerakan ini bertujuan melibatkan masyarakat kota, utamanya generasi muda dan perempuan untuk memahami bagaimana potret eksploitasi yang terjadi di Negara Selatan, serta kaitannya dengan mereka. Sejak awal diadakan pada 2006, gerakan ini meluas baik dari sisi dukungan lembaga dan mobilisasi publik:

 

S t o S  I , J a n u a r i 2 0 0 6 , ‘ t h e G l i t t e r  o f G o l d ’

Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) mengawali penyelenggaraan StoS Festival pertama, bertema ’Dibalik Kemilau Emas’. Disini, berbagai film mengenai isu pertambangan di berbagai Negara Selatan diputar seperti film dari Indonesia, Ekuador, Papua Nugini, dan Peru. Pada kesempatan ini diluncurkan pula film ’Bye, Bye, Buyat’, yang bercerita perjuangan dan penderitaan warga Buyat, yang tercemar lautnya, terganggu kesehatanya akibat tambang PT Newmont. Acara ini dihadiri sekitar 400 orang selama tiga hari pemutaran, dan dibantu oleh 10 orang relawan.
 

S t o S I I ,  J a n u a r i 2 0 0 8 , ‘We a r e C o n n e c t e d ’

StoS II menekankan keterkaitan komunitas hulu dan hilir dengan menyelenggarakan Film Festival dan serangkaian kampanye. Salah satunya, Roadshow ke sekolah-sekolah SMU di Jabodetabek, penayangan film ke berbagai kelompok masyarakat dan sekolah di berbagai tempat di Indonesia, pembagian paket film hari bumi, dan bekerja sama dengan televisi online.

Acara ini dibuka Bapak Rahmat Witoelar, Menteri Lingkungan Hidup Indonesia. Ada 16 film dari 11 Negara Selatan dan menarik perhatian 1200 pengunjung selama pemutaran. Peserta datang dari berbagai kalangan, seperti wakil pemerintah, LSM, NGO, dan paling banyak masyarakat umum. Antusias pengunjung merupakan gambaran ketertarikan publik memperoleh info, apa sebenarnya ketidak adilan di negara-negara selatan. informasi tentang ekploitasi negara-negara selatan. Tidak kurang dari 15 media cetak dan puluhan publikasi online lainnya meliput StoS.

Selain itu, gerakan ini sudah merambah ke tingkat internasional dengan membuka jaringan dengan Freedom Film Festival yang diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Oktober 2008. StoS II ini berhasil menggalang sukarelawan sebanyak 200 orang dari masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, pekerja, dan mereka akan terlibat aktif dalam persiapan StoS III.

 

S t o S I I I , J a n u a r i 2 0 1 0 , ‘We C a r e ’

StoS III mengusung tema “We Care” sebagai ajakan kepada masyarakat kota sebagai komunitas hilir untuk ikut berpartisipasi dan berkontribusi dalam mendukung perjuangan komunitas hulu.

Puncak acara untuk StoS III adalah penyelenggaraan StoS Film Festival 2010 pada 22-24 January 2010 di Goethe Institut. Untuk mencapai tujuan yang diharapkan, StoS III menyediakan beberapa media agar publik mengekspresikan kepeduliannya terhadap lingkungan, antara lain road show dan gerakan 100 hari berekspresi. Melalui media ini publik dapat bisa mengekspresikan kegelisahan, pengetahuan, serta kritik konstruktif mereka mengenai isu yang disajikan dalam film yang ditayangkan selama STOS III. Gerakan ini diharapkan meluas menjadi South to South Solidarity, sebagai gerakan bersama warga Negara Selatan, untuk mendorong perubahan yang lebih adil.

 

Sekretariat Panitia
Jl. Mampang Prapatan II/30 Jakarta Selatan
Telp/Fax. 021-7941559
Email : This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

 
Members : 169
Content : 59
Web Links : 5
Content View Hits : 94718
We have 23 guests online
Copyright © 2010. South to South Festival. Re-Designed by FunWebbing